PENGANTAR
KONFEDERASI SERIKAT PEKERJA SELURUH INDONESIA



Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia ( KSPSI ) merupakan kelanjutan dari Federasi Buruh Seluruh Indonesia ( FBSI ) melalui Deklarasi Persatuan Buruh Indonesia pada tanggal 20 Februari 1973.

FBSI merupakan organisasi buruh yang satu-satunya diakui oleh pemerintah masa orde baru, berbentuk Federasi yang demokratis, tidak mengenal adanya perbedaan ras, Suku, Kepercayaan, Status sosial, Mandiri tidak terpengaruh dan terikat pada partai, organisasi kelompok apapun. Bebas menentukan Azas, tujuan dan kebijakan sendiri dan bertanggung jawab serta menjunjung tinggi  prinsif-prinsip standard perburuhan International.

FBSI dalam perjuangannya dititik beratkan pada bidang sosial ekonomi dalam wujud melindungai dan membela hak-hak dan kepentingan pekerja, meningkatkan kesejahteraan , perbaikan syarat-syarat kerja dan kondisi kerja dan jaminan sosial.

Perjalanan panjang yang dilalui organisasi buruh ini sampai pada pintu gerbang Reformasi yang membuka kebebasan berserikat melalui Kepres No.98 tahun 1998 Tentang hak berserikat dan berunding. Eforia kebebasan berserikat telah melahirkan banyaknya Serikat Pekerja dan Serikat Buruh Sehingga lahirlah UU No.21/tahun 2000. Tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh.

Kebebasan berserikat ini ternyata tidak hanya melahirkan Serikat Pekeraj/Serikat Buruh yang baru namun berdampak pada perpecahan terhadap Serikat Pekerja/Serikat Buruh yang lama yaitu SPSI.

Sebagai upaya mengembalikan kembali azas perjuangan buruh adalah musyawarah untuk mencapai mupakat. Maka  pada tanggal 8-10 Desember 2014 telah dilaksanakan Rekonsiliasi KSPSI. Dengan demikian kemelut perpecahan KSPSI telah berakhir.

Kongres-Bersama KSPSI telah melahirkan pola perjuangan organisasi yang dituangkan dalam Program Umumnya yaitu “ BINALINDUNG SEJAHTERA “ yang meliputi :

1. Pembinaan Organisasi
2. Pengembangan Organisasi
3. Perlindungan terhadap anggota
4. Pembelaan terhadap anggota
5. Peningkatan Kesejahteraan anggota dan keluarhganya

Dalam rangka melaksanakan Program Umum dan Rekomendasi Kongres Bersama dimaksud, maka DPP KSPSI telah membentuk beberapa Komite diantaranya Komite Pemuda, Komite Perempuan dan Komite Sosial.

Komite Sosial DPP KSPSI  mencermati dari berbagai permasalahan anggota baik terkait dengan berakhirnya hubungan kerja secara masal maupun para anggota yang terkena musibah bencana alam dll